Obrolan dengan ayah

Adis,  Nikmati perjalananmu...
*a very selfreminder for me
.
Buat setiap keputusan dan tindakanmu menjadi investasi jangka panjang..
.
Bapakku sering bilang, mungkin ini juga sering dikatakan oleh bapak-bapak hebat lainnya diluar sana.
.
"Kalau kamu menanam padi, rumput-rumput akan ikut tumbuh. Tapi kalau yang kamu tanam rumput, padi tidak akan pernah ikut tumbuh"
.

Aku yang masih duduk dibangku Tsanawiyyah sekedar membenarkan "iya sih" tanpa mengerti bahwa saat itu bapak sedang menganalogikan sesuatu.
Lalu bapak meneruskan "tanya bapak dong maksudnya apa"
.
"Maksudnya pak?"
.
"Jadi nak, kalau yang kamu kejar akhirat (surga), maka dunia akan mengikutimu. Tapi kalau yang kamu kejar dunia, tidak akan ada pintu surga yang terbuka untuk itu"
.
"Jadi kita beramal bukan untuk Allah swt?"
.
"Bukan begitu cara berpikirnya nak, kalau kita percaya adanya surga, berarti kita percaya dan yakin bahwa Allah swt akan menepati janji-Nya kepada hamba-hamba yang bertakwa dengan balasan surga. Bukankah begitu?"
.
.
Dengan senyum teduhnya,
ia meneruskan.. .
"Dan lagi, bagaimana mungkin kamu sangat menginginkan surga dengan segala keindahan yang dijanjikan, tanpa mencintai Dzat yang menciptakan surga itu?"
.
Tiba-tiba pikiranku berputar cepat dan membentuk sebuah kalimat pengakuan yang dengan takut-takut ku sampaikan pada beliau, .
"pak uang kiriman kemarin, saya gunakan buat beli baju, bukan buku. Hehe maaf ya pak😬🙏"
(caption 07 Februari 2019 di akun Instagram @hullatul.farodisa)

Komentar